Sakit Disentri

Disentri adalah penyakit saluran cerna dengan feses yang diketahui mengandung darah dengan atau tanpa lendir. Darah biasanya dari dinding saluran cerna yang luka dan sering dari dinding usus besar.

Gambar 1 : Bakteri shigella penyebab disentri yang hidup secara alamiah dalam usus manusia

Gambar 2 : Bakteri E.coli yang merupakan baketeri yang menyebabkan peradangan pada dinding usus yang juga menjadi penyebab bawaan dari penyakit disentri.

Pengenalan disentri ini, antara lain :

1. Bila darah yang keluar bersama feses bukan dari ambeien (hoemorrhoid) yang lecet akibat feses yang terlalu keras.

2. Disentri basiler, termasuk salah satu jenis disentri yang disebabkan oleh bakteri dari jenis shigella.

Kuman ini hanya merusak dinding usus besar dan tidak pernah sampai ikut aliran darah sehingga menginfeksi organ-organ tubuh lainnya. Jenis disentri ini ditandai dengan diare berat yang akut dengan feses berdarah dan disertai demam.

Komplikasi ke tempat lain, karena racun (toxin) yang dihasilkan kuman. Diare jenis ini bisa terjadi di seluruh dunia terutama di tempat-tempat yang sanitasinya kurang baik.

3. Kuman shigella memang secara ilmiah hidupnya dalam usus manusia. Penularan juga karena makanan dan minuan yang terkontaminasi kuman disentri dari kotoran manusia yang biasanya merupakan carier shigella disentri.

Bila kondisi perkembangan kuman baik dan memungkinkan, bisa terjadi wabah disentri. Kematian dan beratnya penyakit disentri berkaitan dengan jenis kuman. Jenis shigella yang penting, shigella flexneri tipe I, shigella boydii, dan shigella sonnei serta disentri yang hampir selalu berat bila terinfeksi shigella dysentri Sh. Sonnei biasanya menimbulkan gejala sedang dan terutama di jumpai di daerah panas.

4. Disentri yang disertai panas badan, bisa terus-menerus kehilangan cairan sehingga mengalami dehidrasi sampai gagal ginjal terutama pada anak-anak atau manula sehingga bisa mematikan.

Disentri adalah penyakit saluran cerna dengan feses yang diketahui mengandung darah dengan atau tanpa lendir. Darah biasanya dari dinding saluran cerna yang luka dan sering dari dinding usus besar.

Pengenalan disentri ini, antara lain :

1. Bila darah yang keluar bersama feses bukan dari ambeien (hoemorrhoid) yang lecet akibat feses yang terlalu keras.

2. Disentri basiler, termasuk salah satu jenis disentri yang disebabkan oleh bakteri dari jenis shigella.

Kuman ini hanya merusak dinding usus besar dan tidak pernah sampai ikut aliran darah sehingga menginfeksi organ-organ tubuh lainnya. Jenis disentri ini ditandai dengan diare berat yang akut dengan feses berdarah dan disertai demam.

Komplikasi ke tempat lain, karena racun (toxin) yang dihasilkan kuman. Diare jenis ini bisa terjadi di seluruh dunia terutama di tempat-tempat yang sanitasinya kurang baik.

3. Kuman shigella memang secara ilmiah hidupnya dalam usus manusia. Penularan juga karena makanan dan minuan yang terkontaminasi kuman disentri dari kotoran manusia yang biasanya merupakan carier shigella disentri.

Bila kondisi perkembangan kuman baik dan memungkinkan, bisa terjadi wabah disentri. Kematian dan beratnya penyakit disentri berkaitan dengan jenis kuman. Jenis shigella yang penting, shigella flexneri tipe I, shigella biydii, dan shigella sonnei serta disentri yang hampir selalu berat bila terinfeksi shigella dysentri Sh. Sonnei biasanya menimbulkan gejala sedang dan terutama di jumpai di daerah panas.

4. Disentri yang disertai panas badan, bisa terus-menerus kehilangan cairan sehingga menagalami dehidrasi sampai gagal ginjal terutama pada anak-anak atau manula sehingga bisa mematikan.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Disentri Untuk Mengatasi Penyakit Disentri, Membunuh Bakteri Penyebab Disentri Serta Menguatkan Sistem Imun Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Disentri and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>